Cerita Kecil di Hari Mengulang Tahun

Ada satu hari dalam setahun yang selalu membuat saya berhenti sejenak. Bukan untuk menghitung angka, tapi untuk mengingat perjalanan.

Hari meng—ulang tahun. Hari pertambahan usia. Bulan Januari lalu, usia saya kembali bertambah.

Kalau mengingat masa remaja dulu, tidak banyak teman yang memberi ucapan saat ulang tahun. Bahkan sekadar makan bersama keluarga sebagai bentuk syukur pun mungkin bisa dihitung dengan jari. Ulang tahun terasa seperti hari biasa saja.

Sampai akhirnya saya bekerja di Excellent.

Salah satu culture shock terbesar bagi saya adalah dirayakan. Di Excellent, setiap tim yang berulang tahun akan dirayakan. Diberikan ucapan, doa-doa baik, dan perhatian yang tulus. Termasuk saya.

Saya masih ingat pertama kali bergabung dengan Excellent di bulan November 2023. Lalu Januari 2024, baru tiga bulan bekerja, saya berulang tahun. Tidak ada pengecualian. Saya tetap dirayakan. Mulai dari Boss, tim manajemen, hingga seluruh tim memberikan ucapan dan doa. Bahkan saya diberikan kartu ucapan dan fasilitas makan bersama keluarga.

Senangnya bukan main. Rasanya dihargai, dianggap ada, dan diterima sepenuhnya.

Dan Januari 2026 ini terasa semakin berbeda. Sejak Juli 2024, alhamdulillah saya sudah punya pasangan — Misua. Akhirnya ada yang mengucapkan selamat ulang tahun tepat tengah malam, lengkap dengan doa, bunga, dan hadiah yang penuh perhatian. Rasanya lengkap. Hehehe.

Excellent pun tidak pernah absen merayakan. Boss, tim manajemen, dan seluruh tim kembali memberikan ucapan dan doa. Terima kasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan. Semoga keberkahan juga selalu menyertai Excellent dan seluruh tim di dalamnya.

Alhamdulillah, di usia yang sekarang ini juga saya sedang menanti peran baru. I’m going to be a mom. InsyaAllah launching tahun 2026 ini. Doakan semuanya berjalan lancar yaa. Aamiin.

Untuk makan bersama keluarga yang diakomodasi dari Excellent, akhirnya saya dan Misua memutuskan untuk dinner romantis ala-ala di Gubug Makan Mang Engking Bekasi.

Pengalaman pertama untuk Misua juga, karena saat ingin memesan makanan harus memukul kentongan yang ada di saung. Menarik, unik dan jadi momen kecil yang tidak terlupakan. Hari itu sederhana. Tapi penuh makna.

Mengulang tahun bukan lagi tentang siapa yang ingat atau tidak. Tapi tentang bagaimana saya melihat perjalanan hidup saya sendiri, yang dulu terasa biasa saja, kini penuh dengan doa dan perhatian. Dan untuk itu, saya sangat bersyukur.

Sampai jumpa di Ratu.Ika’s Journey selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *