Telur Congkel, Jajanan Legendaris

Malam minggu kali ini saya habiskan bersama suami dengan berjalan-jalan santai di Alun-Alun Bekasi. Di sepanjang bahu jalan berjajar berbagai pedagang jajanan yang menggoda selera. Namun, pandangan saya justru tertuju pada sebuah gerobak sederhana yang menjual telur congkel. Jajanan yang dulu sering saya beli semasa SD ternyata masih bisa saya temukan hingga sekarang.

Bagi yang belum pernah mencobanya, telur congkel adalah jajanan yang terbuat dari adonan tepung terigu, telur ayam atau telur puyuh, serta irisan daun bawang. Keunikannya terletak pada proses pembuatannya. Adonan yang telah dibumbui dituangkan ke dalam cetakan khusus, lalu saat mulai matang, penjual akan “mencungkil” atau “mengcongkel” adonan untuk membalik dan mengangkatnya dari cetakan. Dari proses inilah konon nama telur congkel berasal. Setelah matang, jajanan ini disajikan dengan aneka bumbu, mulai dari saus pedas manis hingga taburan bubuk cabai yang menggugah selera.

Saat masih duduk di bangku SD, telur congkel menjadi salah satu jajanan favorit saya. Dengan uang jajan yang sederhana, menikmati beberapa tusuk telur congkel bersama teman-teman sudah cukup membuat hari terasa menyenangkan. Kesederhanaan itulah yang kini justru menjadi kenangan yang paling berharga.

Di tengah maraknya jajanan modern dengan berbagai inovasi, kehadiran telur congkel menjadi pengingat bahwa jajanan tradisional dan sederhana tetap memiliki tempat di hati banyak orang. Bukan hanya karena rasanya, tetapi juga karena setiap tusuknya menyimpan cerita dan nostalgia.

Jika suatu hari teman-teman berkunjung ke Alun-Alun Bekasi dan menemukan penjual telur congkel, sempatkanlah untuk mencicipinya. Siapa tahu, satu tusuk jajanan sederhana ini mampu membawa teman-teman kembali mengenang masa kecil yang penuh cerita.

Telur congkel, jajanan sederhana yang berhasil menghidupkan kembali kenangan indah yang pernah kita miliki.

Sampai jumpa di Ratu.Ika’s Journey selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *