Diingat Itu Berharga

Setelah kembali bekerja usai cuti melahirkan, ada satu pertanyaan yang cukup sering saya dengar dari klien.

“Mbak Ika masih di Excellent?”

Awalnya, saya menganggap pertanyaan itu biasa saja. Namun, semakin sering mendengarnya, saya menyadari bahwa ada makna yang lebih dalam di balik kalimat sederhana tersebut.

Selama beberapa bulan saya tidak aktif berkomunikasi dengan klien karena menjalani cuti melahirkan. Wajar jika klien bertanya-tanya apakah saya masih bekerja di perusahaan yang sama atau sudah berpindah. Di dunia profesional, terutama di bidang business development, pergantian PIC merupakan hal yang cukup umum terjadi.

Dari situ saya menyadari bahwa komunikasi memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar menyampaikan informasi. Komunikasi adalah cara kita membangun dan menjaga kepercayaan.

Klien tidak hanya membeli produk atau layanan. Mereka juga membangun hubungan dengan orang yang selama ini membantu menjawab pertanyaan, memberikan solusi, hingga mendampingi proses pengadaan. Ketika komunikasi terputus cukup lama tanpa adanya informasi, tidak sedikit yang berasumsi bahwa PIC mereka telah berganti.

Pengalaman ini menjadi pengingat bagi saya untuk kembali menjalin komunikasi setelah kembali bekerja. Bukan hanya menghubungi klien ketika ada penawaran atau urusan administrasi, tetapi juga menyapa mereka, mengabarkan bahwa saya telah kembali aktif, serta memastikan mereka tetap memiliki kontak yang dapat diandalkan.

Ternyata, hal-hal sederhana seperti mengirimkan pesan singkat atau sekadar menanyakan kabar dapat memberikan rasa nyaman bagi klien. Mereka tahu bahwa orang yang selama ini membantu mereka masih ada dan siap memberikan dukungan ketika dibutuhkan.

Bagi saya, komunikasi bukan sekadar berbicara. Komunikasi adalah tentang membangun kepercayaan, menjaga hubungan, dan menunjukkan bahwa kita tetap hadir.

Ketika klien bertanya, “Mbak Ika masih di Excellent?”, saya memaknainya sebagai bentuk apresiasi. Artinya, mereka masih mengingat saya, masih mempercayai saya sebagai orang yang pernah membantu mereka, dan hubungan yang selama ini dibangun ternyata meninggalkan kesan.

Pada akhirnya, produk dan layanan yang baik memang penting. Namun, pelayanan yang konsisten, komunikasi yang terjaga, dan hubungan yang tulus sering kali menjadi alasan mengapa klien memilih untuk terus bekerja sama.

Sampai jumpa di Ratu Ika’s Journey selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *